Kalau baca artikel Kompas beberapa hari yang lalu, jadi benar benar miris ya. Negara agraris kok bisa tergantung hampir seluruh bahan makanan pokoknya dari luar negeri. Sebenarnya, ini sudah menjadi strategi dari politik luar negeri negara negara adidaya, yang mensubsidi para petaninya dan memaksa negara lainnya untuk sekedar menjadi pasar. Apakah elite politik sekarang pernah membaca kutipan kutipan berikut ? (kalau belum, kecian abis kita).
Since the 1960s, US politicians have openly stated that food is “a political weapon.Vice President Hubert Humphrey once said:
“If you are looking for a way to get people to lean on you it seems to me that food dependence would be terrific.”
President Bush’s remarks to the Future Farmers of America :
“… I mean, after all, we are talking about national security. It’s important for our nation to build – to grow foodstuffs, to feed our people. Can you imagine a country that was unable to grow enough food to feed the people? It would be a nation that would be subject to international pressure. It would be a nation at risk…. “
Paul Scott from National Syndicated Columnist menulis sbb:
“It is Henry Kissinger’s belief … that by controlling food, one can control people, and by controlling energy, especially oil, one can control nations and their financial systems. By placing food and oil under international control along with the world’s monetary system, Kissinger is convinced a loosely knit world government can become a reality by 1980.’‘
Sudah sepatutnya kita kembalikan fokus perekonomian dan pengembangan strategi kebijakan yang lebih “farmers-friendly”. Toh, kalau petani produsen mogok nanam, kita juga kan yang gak bisa makan ? =)
Sangat mengerikan.
Kita harus melepaskan diri dari ketergantungan pangan dari luar. Swasembada pangan adalah kunci untuk meningkatkan ketahanan pangan kita.
Bicara swasembada pangan, GERINDRA ahlinya.
[...] Seluruh kutipan berasal dari sini. Related PostsSaya Memilih Jogja Daripada SepangPerayaan Kemerdekaan Indonesia Sebagai Momentum [...]
SELAMAT SEMOGA SUKSES………………….. AKU TEMENMU DULU WAKTU SMP
MUDAH MUDAHAN AKU BISA BANTU MAS…………….